Posted by: katabuku | May 11, 2010

Jangan Gugurkan Aku!

Subjudul: Kesaksian tentang pergumulan dan pemulihan di seputar tindak aborsi; Penulis: Cheryl Chew; Penerbit: BPK Gunung Mulia 2010

Perdebatan dan pro-kontra aborsi ibarat menentukan ungkapan klasik “mana yang lebih dulu: ayam atau telur”. Pro-kontra itu meluas hingga ke taraf perdebatan teologis, yang kerap tak jelas di manakah kita bisa memosisikan diri kita – yang sering pula dibingungkan antara nilai Barat dan nilai Timur. Nilai Barat dianggap liberal dan tak menghormati kemanusiaan sebagai ciptaan Tuhan. Sementara nilai Timur dianggap terlalu kolot dan tak sesuai dengan perjuangan manusia untuk membela kehendak bebasnya sendiri sebagai individu.

Buku ini tidak menyajikan kepada Anda perdebatan tak berujung mengenai boleh atau tidak boleh melakukan tindak aborsi. Melalui pemaparan narasi yang hidup, Cheryl Chew menghadapkan kepada kita realitas aborsi yang digumuli oleh sejumlah orang. Buku ini hendak menjadi suatu human living documents, yang dibaca oleh manusia lain agar menanggapi kemanusiaannya secara manusiawi, bukan dengan arogansi termasuk kepada sang calon manusia potensial.

Lebih dari 43 juta bayi digugurkan setiap tahun di seluruh dunia. Bisakah Anda membayangkan berapa banyak orang jenius, filsuf, dan mereka yang dilahirkan untuk memecahkan berbagai masalah dunia saat ini telah menjadi korban para pelaku aborsi. Bagaimana jika ibu Musa mengaborsinya ketimbang memilih untuk memperjuangkan kehidupan tokoh Alkitab itu? Bisakah Anda membayangkan jika Maria telah mengaborsi Yesus Kristus?

Tidak ada keegoisan yang lebih besar dibandingkan tindakan mengaborsi janin manusia demi alasan kenyamanan. Tidak ada tragedi yang lebih besar ketimbang aborsi. Aborsi merampas kehidupan dari intinya dan menyangkal nilai masa depannya. Aborsi merupakan ketidakpedulian terhadap tanggung jawab dan penyangkalan terhadap kewajiban. Aborsi adalah mencari kenyamanan bagi diri sendiri dengan mengorbankan anugerah yang berlimpah karena semua aborsi mengorbankan tanggung jawab.

Oleh karena itu, masalah aborsi bukanlah sekadar masalah mencabut nyawa, meskipun hal itu merupakan hasil akhir yang fatal. Lebih dari itu, aborsi merupakan penghancuran calon manusia potensial; suatu penyangkalan takdir. Aborsi adalah pembunuhan masa depan dan kematian suatu simpanan ilahi serta penghancuran investasi Yang Mahakuasa.

Buku ini merupakan karya paling mendalam sekaligus sederhana tentang masalah aborsi dan memaparkan pendekatan logis, sensitive, serta penuh kasih pada masalah yang sangat peka ini. Pemaparannya menarik Anda menuju dunia rahim yang sangat pribadi dan memampukan Anda mendengarkan hati, bukan sekadar detak jantung, dari calon manusia yang tidak berdaya, serta menangkap perasaan tenang dari seorang manusia yang masih berbentuk embrio.

Buku ini menantang setiap manusia rasional dan beradab untuk menelusuri masalah aborsi dengan lebih tenang. Jika Anda membacanya dengan hati, Anda pasti mampu menangkap suara hati calon manusia potensial yang atas nama kehendak bebas sedang terancam punah. Jika Anda tergerak menyebarluaskan pesan-pesan kemanusiaan dalam buku ini kepada sahabat maupun kerabat Anda, maka buku ini memiliki potensi untuk menyelamatkan jutaan nyawa dan melindungi banyak generasi dari budaya egois kita. Maukah Anda melakukannya?

steve gaspersz


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: