Posted by: katabuku | May 9, 2008

Selamat Berkarunia

33 Renungan tentang Hidup Majemuk

Penulis: Andar Ismail;Penerbit: BPK Gunung Mulia 2008

Lazim dikatakan bahwa setiap orang mempunyai karunianya masing-masing. Tetapi, apakah Allah yang memberikannya ataukah kita yang berusaha memperolehnya? Kata “karunia” adalah terjemahan dari kata kharisma dalam Perjanjian Baru Yunani, yang dibentuk dari kata kerja kharizomai (memberi, menyenangkan seseorang) atau kharizesthai (menunjukkan belas kasihan, memberi dengan murah hati) yang dihubungkan dengan kata benda kharis (sesuatu yang menyukacitakan). Bentuk jamaknya adalah kharismata.

Dari arti katanya, jelas bahwa karunia bukan hasil usaha manusia, melainkan pemberian Allah. Tetapi di pihak lain, Paulus menyuruh umat Korintus agar berusaha memperoleh karunia: “Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama…” (1 Kor. 12:31). Kalimat tersebut bisa membingungkan. Kalau karunia memang merupakan pemberian, mengapa kita harus berusaha untuk memperolehnya? Sebuah karunia bukan hanya pemberian Allah yang tinggal kita terima secara pasif, melainkan perlu disudahakan secara aktif. Karunia tidak datang mendadak, melainkan tumbuh dalam proses waktu. Karunia adalah lalu-lintas dua arah. Allah memberikan dan manusia mengupayakan. Allah hanya menolong orang yang mau menolong dirinya sendiri. Allah hanya memberi karunia kepada orang yang mau bekerja keras mengembangkan karunianya. Karunia tanpa upaya adalah karunia yang terpendam.

Melalui 33 renungan tentang hidup majemuk ini, Andar Ismail mengajak pembaca menelusuri cara manusia memahami dan mengembangkan karunia dalam dirinya. Dengannya kita juga ditegur untuk tidak memendam karunia dalam diri kita, dicerahkan agar karunia yang sudah kita temukan makin berkembang ke arah yang positif, diingatkan untuk selalu merawat karunia itu agar manfaatnya makin menyebar kepada semua orang. Karunia bukan hanya untuk membuat kita dipandang hebat, tetapi untuk memperkuat relasi-relasi kemanusiaan bersama dalam kehidupan yang majemuk. (SG)


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: